{"id":1066,"date":"2023-12-05T07:45:13","date_gmt":"2023-12-05T00:45:13","guid":{"rendered":"https:\/\/pedulisahabat.org\/?p=1066"},"modified":"2023-12-05T07:47:18","modified_gmt":"2023-12-05T00:47:18","slug":"menyelami-realita-kehidupan-ketika-hiv-aids-menyapa-pintu-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/2023\/12\/05\/menyelami-realita-kehidupan-ketika-hiv-aids-menyapa-pintu-keluarga\/","title":{"rendered":"Menyelami Realita Kehidupan: Ketika HIV\/AIDS Menyapa Pintu Keluarga"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Artikel ini diambil dari kisahnyata Grup Facebook Menanti Mentari. Menggambarkan kisah seorang perempuan yang menghadapi kenyataan bahwa suaminya meninggal karena Prilaku seksual yang menyimpang, mencari kekuatan di tengah-tengah kehilangan suaminya akibat HIV\/AIDS. Dalam perjalanan ini, pembaca akan diajak merenung, bagaimana menghadapi kenyataan yang sulit dengan kepala tegak.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Hampir 7 tahun menikah baru ketahuan hari selasa kemarin kalau almarhum suami terinfeksi HIV tapi hasil lab pertama darahku Alhamdulillah NR (Non Reaktif)\u00a0&#8211;<em>menandakan bahwa anda pada saat ini anda tidak mengalami penyakit AIDS<\/em>.- Mudah-mudahan cek kedua di bulan maret nanti hasil tetap NR.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Suamiku baik, rajin ibadah, lembut dan penyayang anak istri. Hanya saja terjerumus ke lingkungan setan <a href=\"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/2023\/12\/05\/panduan-lengkap-memahami-heteroseksual-homoseksual-dan-biseksual-dalam-konteks-seksualitas\/\">SSA (Same Sex Attraction\/ ketertarikan ke sesama jenis)<\/a> saat beliau masih bujang.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Hari kamis kemarin beliau menghembuskan nafas terakhir setelah di rawat di rs selama 6 hari dengan HIV Aids stadium 3+tumor otak.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sebelum beliau meninggal beliau mengakui kalau sudah gonta ganti pasangan dan melakukan anal seks. Yaa Allah mendidih rasanya darahku ini <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"16\" width=\"16\" src=\"https:\/\/static.xx.fbcdn.net\/images\/emoji.php\/v9\/t91\/1\/16\/1f625.png\" alt=\"\ud83d\ude25\">.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Aku sudah berusaha memaafkan, mengubur dalam-dalam rasa benci, kecewa dan marah dengan beliau meskipun sulit juga rasanya.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sedih rasanya lihat anak-anaknya tanpa sosok ayah. Bukan rezeki yang aku khawatirkan, tapi di sini mereka kehilangan &#8220;sosok&#8221;. Apalagi lihat bayi laki-lakiku <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"16\" width=\"16\" src=\"https:\/\/static.xx.fbcdn.net\/images\/emoji.php\/v9\/t91\/1\/16\/1f625.png\" alt=\"\ud83d\ude25\">. Yaa Allah nak&#8230;.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menggambarkan kisah seorang perempuan yang menghadapi kenyataan bahwa suaminya meninggal karena Prilaku seksual yang menyimpang, mencari kekuatan di tengah-tengah kehilangan suaminya akibat HIV\/AIDS. Dalam perjalanan ini, pembaca akan diajak merenung, bagaimana menghadapi kenyataan yang sulit dengan kepala tegak.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1067,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[30,32,31],"class_list":["post-1066","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kisah-nyata","tag-kisah-nyata","tag-korban-aids","tag-korban-hiv"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1066"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1066\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1070,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1066\/revisions\/1070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1067"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1066"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pedulisahabat.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}