Lindungi Anak Dari Gadaikan Hidup Untuk Gadget dan Game Online

sumber gambar : https://img.harianjogja.com/posts/2018/07/23/929517/hl.jpg

Membicarakan mengenai kecanduan gadget dan game online memang tidak akan ada habisnya. Namun inilah perhatian pentingnya, karena masalah kecanduan gadget dan game online sudah kian memprihatinkan. Semakin hari makin banyak gadget – gadget baru bermunculan dengan beragam spesifikasi tinggi namun harga murah, game – game online kian mengembangkan inovasi gamenya agar lebih dinikmati oleh kalangan masyarakat.

Kita sebagai bangsa yang yang sedang berkembang wajib untuk selalu waspada karena kecenderungannya adalah mudah kagum dan kaget terhadap perkembangan teknologi baru terutama gadget dan game online. Dan parahnya kita akan jadi mangsa besar bagi para pelaku usaha gadget dan game online untuk memperbesar pundi – pundi kekayaannya.

Tanpa kita sadari telah banyak dari kalangan masyarakat yang telah terjebak dalam kecanduan gadget dan terutama anak – anak . Sekarang banyak dari anak – anak lebih menghabiskan hari harinya hanya bersama gadget, tidak pernah keluar rumah mengurung diri dalam kesendirian yang membahagiakan. Bagi angkatan kelahiran 90-an akan sangat bosan jika berada di dalam rumah terus tetapi sebaliknya di jaman sekarang.

Begitu memprihatinkan, bagaimana banyak yang hilang dari masa – masa anak – anak yang seharusnya belajar berinteraksi sosial dengan linngkungan sekitar, berinteaksi sosial dengan alam yang mana akan berguna sebagai bekal hidup di masa depan. Dan sepertinya dari kebanyakan orang tua milenial malah seperti menikmati saja perkembangan teknologi sekarang tanpa mengeksplore lebih dalam tentang banyak dampak negatif maupun positifnya.

Bahkan sekarang sudah hal biasa jika ada kasus seorang anak yang kecanduan gadget harus dirawat di Rumah Sakit entah karena gangguan mental, atau gangguan penyakit akibat radiasi dari layar gadget. Bagi kita yang mendengarkan berita itu pasti sudah tidak akan kaget seperti sudah menjadi tren saat ini.

Yang lebih mengerikan sudah keluar beberapa artikel yang memberitakan tentang remaja yang mengakhiri hidupnya hanya karena ditegur untuk berhenti bermain game, sungguh kalo kita resapi dalam – dalam masalah kecanduan gadget dan game online sudah bukan lagi masalah yang bisa dianggap sepele. Perlu adanya perombakan sistem dari pemerintah dan peran seluruh masyarakat tentang masalah kecanduan gadget dam game online ini, bahkan kalo perlu ada Undang – Undang yang mengatur tentang penggunaan gadget dan memainkan game online pada anak – anak dan remaja. Karena mereka generasi muda adalah aset untuk masa depan bangsa.

Mungkin langkah awal yang bisa kita lakukkan saat ini adalah dilingkungan keluarga terutama peran orang tua dalam memberikan pola asuhnya dan filter terhadap dampak negatif perkembangan teknologi. Sempatkanlah untuk memberikan edukasi penting mengenai dampak negatif dan positif perkembangan teknologi, sempatkanlah untuk bincang – bincang santai dengan anak – anak mengenai masalah pribadinya, sempatkanlah untuk bermain bersama,suruhlah anak – anak untuk ikut bersosialisasi dilingkungan masyarakat misal kalo masih anak – anak ikutkan kegiatan TPQ ( Mengaji ) kalo sudah remaja ikutkan sebagai anggota karang taruna atau remaja masjid dan kegiatan keluarga lainnya yang bisa menjadi filter dan juga pengalih untuk menjadi kegiatan yang lebih positif.

Saya pernah mendengar perkataan dari seorang psikolog “Kita sebagai orang tua kadang hanya mempersiapkan anak untuk menjadi apa yang kita inginkan tetapi lupa mempersiapkan anak untuk menjadi orang tua bagi anak – anak mereka kelak”

Jangan sampai geneasi muda masa depan bangsa ini pelan – pelan kropos akhlaknya, kropos sosialnya, kropos kemanusiaannya karena perkembangan teknologi yang tidak terfilter.

Salam dari Bim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *