Ketua YPS: Tidak Ada Paksaan Ikut Pendampingan

Sedari awal berdiri, Yayasan Peduli Sahabat sudah punya tagline “memberi solusi, bukan mencaci” dan hanya mendampingi mereka yang memang ingin didampingi, melindungi mereka yang butuh dilindungi dan memberikan edukasi serta pelayanan konsultasi.

“Dan dalam kegiatan pendampingan, Peduli Sahabat memberikan layanan konsultasi terhadap lainya, memanfaatkan sarana media online, chating, dan sebagainya”, terang Ketua Yayasan Peduli Sahabat, Agung Sugiarto S.Pd., saat memberikan keterangan sebagai Pihak Terkait Langsung di Ruang Sidang lantai dua Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis 08 September 2016 lalu.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa kak Sinyo Egie ini menerangkan salah satu tujuan didirikannya YPS.

:Dengan tujuan untuk menanamkan kesadaran kepada klien kami bahwa apa saja masalah di dunia ini termasuk ketertarikan sesama jenis, tetap diselesaikan berdasarkan norma agama, undang-undang, dan kultur setempat”, terangnya.

Meski demikian, YPS menegaskan tidak akan memaksa mereka yang tidak atau belum mau ikut pendampingan karena keberhasilan pendampingan tergantung dari niat kuat klien.

“Perlu dicatat tidak ada paksaan, ancaman, atau intimidasi dari Peduli Sahabat dalam mengajak klien (atau calon klien, red) karena keberhasilan menjalankan pendampingan. Sangat tergantung dari niat kuat dari klien kami”, tegas alumni Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Negeri Yogyakarta ini.

3 thoughts on “Ketua YPS: Tidak Ada Paksaan Ikut Pendampingan

  1. Assalamu’alaikum
    Bpk. Ustadz. Agung Sugiarto

    tolong saya, pak ustadz saya butuh pendampingan, saya
    ingin hijrah_euy, mohon info contact Yayasan Peduli
    Sahabat yang bisa saya hubungi? Saya tidak menemukan
    Artikel update “Bapak. Ustadz. Agung Sugiarto” terbaru.
    Saya mohon dengan sangat, tolong bantu saya ingin
    keluar dari belenggu dunia SSA, saya sudah tidak
    sanggup hanya berdiam diri, saya harus berontak
    melawan Gejolak Batin yang Tak Berujung. saya
    bersedia membutakan mata apabila itu menjadi syarat
    mutlak bagi para orang-orang SSA (same sex attraction)
    jika ia ingin hijrah. “Lebih Baik Buta Mata ini daripada
    Buta Hati” agar dapat mengurangi dosa dalam
    penglihatan.

    Atas perhatiaan Ustadz, saya ucapkan terima kasih.

    1. Berikut ini cara Menjadi Member Grup dan Klien Peduli Sahabat

      Kakak bergabung saja di grup Oorth (atau Facebook) Peduli Sahabat, tautannya berikut ini:

      Jika menggunakan web browser baik di PC, laptop, atau Android silakan buka tautan:

      https://www.oorth.me/peduli_sahabat
      (Bisa juga lewat FB di: https://www.facebook.com/groups/pedulisahabat2014)

      kalau sudah mempunyai akun oorth bisa langsung klik tautan ke:

      https://www.oorth.me/joinGroup?key=29979

      Kalau Anda pengguna Android atau IoS bisa download aplikasi di Store cari aplikasi OORTH by Skynosoft Portal Prime

      Setelah diinstall maka cari Peduli Sahabat, pilih yang komunitas (jangan pilih akun), klik join

      Itu grup umum (siapa saja boleh masuk) namun menunggu acc dari admin Peduli Sahabat. Harap maklum jika untuk acc agak lemot karena para admin bekerja sementara yang ingin masuk banyak, antri dan harus diperiksa satu per satu tidak boleh ada konten pornografi.

      Estimasi waktu bisa satu hari hingga dua pekan (minggu) tergantung banyaknya calon member.
      Nah kalau sudah diacc admin, sebelum Anda menentukan menjadi klien Peduli Sahabat atau sekadar member biasa maka ikuti langkah-langkah berikut:

      1. Bacalah catatan Peduli Sahabat sebanyak 30 file di grup Oorth Peduli Sahabat..

      Contoh judul: Bacaan Wajib Nomor 1 (2019)…..

      Letaknya di sini jika memakai browser:
      https://www.oorth.me/peduli_sahabat/note?id=59904

      Kalau Anda memakai aplikasi Android atau IoS lihat bagian menu atas di Notes atau Catatan.

      2. Baca pelan-pelan file tadi (nomor 1 sampai 30) dan pahami dengan baik. Tidak usah tergesa-gesa, yang penting kakak paham.
      Oiya ini berlaku untuk semua member dan calon klien (dengan masalah apapun baik pornografi, non-heteroseksual, pelecahan seksual, dan sebagainya), jangan sampai ada yang terlewat guna menambah wawasan.

      3. Kami akan memberi waktu paling cepat (minimal) satu pekan, nah jadi setelah kakak mendapat tugas membaca kemudian paham maka setelah sepekan baru boleh memutuskan mendaftar sebagai klien.

      4. Khusus yang non-heteroseksual bisa juga membeli buku di olshop Peduli Sahabat dengan alamat: https://pedulisahabat.org/shop atau lewat WA di nomor: 081932525255

      5. Isilah form dengan format berikut kirim ke WA: 081234569615

      – Nama: (boleh samaran sesuai di Oorth atau FB)
      – Group: (pilih salah satu apakah SSA, Biseksual, Pornografi, Pasangan, Perundungan, Pelecahan Seksual, Seks Pranikah)
      – Deskripsi Pelapor: (isi jika kakak kenal PS dari orang lain)
      – Gender: (jenis kelamin)
      – Asal Klien: (tempat tinggal awal/asli/lahir)
      – Alamat: (saat ini)
      – Kota: (saat ini)
      – Provinsi: (saat ini)
      – Negara: (saat ini)
      – Tempat Lahir:
      – Tanggal Lahir:
      – Golongan Darah:
      – Agama:
      – Status: (tentang pernikahan masih single atau sudah menikah)
      – Pendidikan terakhir:
      – Pekerjaan terakhir:
      – No. Identitas: (KTP/SIM)
      – Nomor HP:
      – Alamat Email:

      6. Tunggu konfirmasi kami untuk mendapatkan kode klien dan langkah selanjutnya.

      Catatan tambahan:

      – Jika Anda sudah menjadi klien dilarang bertukar informasi pribadi dalam bentuk apa saja (termasuk nomor ponsel, alamat email, foto, alamat, dan lain sebagainya) kepada siapapun kecuali admin Peduli Sahabat.
      Apabila Anda ketahuan melanggar peraturan ini maka akan dikeluarkan dari peduli Sahabat dan dimasukkan dalam daftar hitam.
      Hal ini juga berlaku bagi member umum yang kepo data pribadi para klien Peduli Sahabat.

      – Layanan PS saat ini overload, jumlah pendamping tidak sebanding dengan klien (harap maklum kalau agak lemot layanan kami).

      – Para pendamping orang-orang sibuk di dunia nyata sehingga mungkin bisa membalas chat antara tiga hari bahkan sampai satu pekan lebih.

      – Membaca chat harus fokus sehingga memerlukan waktu khusus tidak bisa disambi bekerja.

      – Pendampingan akan berjalan minimal sekitar 7 sampai 8 bulan jika kakak disiplin mengikuti arahan kami.

      Semoga membantu 🙂
      Admin Peduli Sahabat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *