Rugikan Klien Pecandu Pornografi, YPS Dukung Permohonan Uji Materi Pasal Zina dan Sodomi

Dalam permohonannya menjadi Pihak Terkait Langsung di Mahkamah Konstitusi, Yayasan Peduli Sahabat (YPS) tidak hanya menyampaikan pembelaan terkait hak-hak para klien SSA yang merasa dirugikan secara langsung akibat pasal 284-285 dan 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), namun juga menyampaikan dukungan pada permohonan uji materi dengan berharap Hakim Mahkamah Konstitusi mau mengabulkannya.

“Demikian tentang permintaan kita, yaitu mengabulkan permohonan Pihak Pemohon untuk mengabulkan karena klien Peduli Sahabat adalah juga warga negara Indonesia yang ingin berbuat baik”, harap Agung Sugiarto, S.Pd., di Ruang Sidang lantai 2, Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis 08 September 2016.

YPS mendukung permohonan uji materi, selain karena merugikan para klien SSA yang sedang menjalani masa pendampingan, juga merugikan para klien dengan kecanduan pornografi yang sedang dalam masa pendampingan.

“Para klien Peduli Sahabat dengan kecanduan pornografi yang sedang dalam masa pendampingan juga merasa dirugikan atas maraknya situs-situs perzinaan seperti pornografi yang mudah diakses oleh siapa pun, tidak memandang umur, latar belakang, pendidikan, maupun jenis kelamin”, pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *