Bela Hak SSA, YPS Jadi Pihak Terkait di MK

Kamis, 08 September 2016 menjadi hari paling bersejarah untuk Yayasan Peduli Sahabat (YPS) sebagai organisasi yang baru setahun lebih berdiri. Pasalnya, YPS menjadi Pihak Terkait Langsung di Mahkamah Konstitusi untuk pertama kali.

Mewakili lembaga yang telah resmi menjadi yayasan sejak 19 November 2015 ini, Agung Sugiarto, S.Pd., selaku Ketua Yayasan, membela hak para klien yang disebut dengan SSA (Same Sex Attraction) dengan menerangkan bahwa ini merupakan momentum yang sangat tepat.

“Dengan adanya permohonan dari Pemohon dalam Perkara Nomor 46/PUU-XIV/2016 untuk melakukan pengujian material atas pasal terkait perzinaan Pasal 284, pemerkosaan Pasal 285, dan homoseksual Pasal 292, Pihak Terkait berkeyakinan inilah momentum yang sangat tepat untuk menutup celah-celah hukum yang masih menganga untuk melindungi warga negara Indonesia termasuk klien kami”, terang pria yang sudah tujuh tahun malang melintang di dunia non heteroseksual pada kedelapan hakim yang hadir di ruang sidang lantai dua Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis, 08 September 2016.

Ia membela hak para klien SSA yang sedang menjalani pendampingan dengan menyampaikan kerugian yang dialami oleh para klien YPS atas implementasi dari Pasal 284 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4), pasal 285 dan pasal 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Bahwa kerugian yang timbul akibat implementasi Pasal 284 dan sebagainya itu, banyaknya propaganda mengenai perilaku tindakan pencabulan sesama jenis melalui media sosial, seperti grup-grup rahasia di Facebook. Berbagai iklan aplikasi LGBT. Contohnya, Yang Mulia, dari bulan Februari kami amati adalah blued yang luar biasa sekali secara masif dan massal”, paparnya dengan tegas.

Sebagaimana Peraturan Mahkamah Konstitusi No 06/PMK/2005 tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Pengujian Undang-Undang, Pihak Terkait yang berkepentingan langsung adalah pihak yang hak dan/atau kewenangannya terpengaruh oleh pokok permohonan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *