SALAH SATU CITA CITAKU

Kantor Peduli Sahabat awalnya ada di BSD Kencanaloka Tangerang, sebab gedung di BSD mau dipakai pemiliknya maka kita memutuskan pindah. Waktu itu ada beberapa penawaran tempat bagi kami tapi akhirnya pilihan jatuh di rumah salah satu klien PS di Cibinong Griya Asri.

Klien kami ini, inisialnya R, sejak SMP kelas VII mogok sekolah karena mengalami bullying (perundungan). Di rumah kesepian akhirnya kecanduan game dan sekarang mencapai tingkat maniak.

Sholat tidak mau, berinteraksi dengan masyarakat malu, berhari-hari kadang tidak mandi, tidak sikat gigi, dan tentu saja main game melulu sudah kayak robot. keluar kamar kalau ingin ke WC atau makan habis itu tenggelam dalam kesunyian bersama game-game yang disukai sampai laptopnya panas dan mobo kebakar. dari laptop ganti ke ponsel.
jangan tanya soal doa mau tidur, bangun tidur atau masuk WC, yah kalau mau tidur ya molor saja kagak pakai aba-aba.

Sudah ditanyakan ke psikolog tidak mempan, malah psikolognya bingung mau ngapain.
Dicarikan guru dan pelatih juga enggan, pokoknya nggak mau diapa-apain dah. Ibundanya bingung tujung keliling.

Suati hari saya dihubungi kak Jumiatun Diniah untuk membantunya, pas datang mau salaman saja ditolak tangan saya oleh dik R.
Ya sudah saya buka laptop dan main di sebelahnya, main game Lost Saga wkekekeke.
Terus saya tanya password wifinya, dia jawab.
Terus saya selidiki kenapa gak mau sekolah, dia jawab.
Pas mau pulang, eh dia cium tangan saya hihihih, kalau di koran Republika saya dijuluki Penakluk L*BT maka di sini kali saya penakluk para maniak game. Dik R bertambah percaya kepada saya setelah tahu saya mantan maniak game.

Ibu dik R menawari saya sejumlah gaji untuk selalu menemani putranya tapi saya tidak sanggup, bukan soal uangnya tapi saya tidak ada waktu. Saya hanya berjanji (dan saya tepati lo ya, saya tepati janji-janji saya) bahwa akan sesekali mampir ke rumah buat memantu perkembangan dik R.

Dik R yang awalnya hanya mau belajar kepada saya, sekarang sudah ikut homeschooling dan besok tgl 22 April akan test ujian kelas IX SMP, mohon doanya ya supaya lulus lancar.
Sedikit demi sedikit mau menurunkan berat badan, kadang mau sholat walau tidak bisa diprediksi, dan tentunya sudah sering mandi.

Barusan saya telpon ibundanya, katanya dik R mencari saya karena akan ujian pekan depan tersebut. Insyaa Allah Senin besok saya kan mampir ke rumahnya setelah syuting iklan buku dengan GIP.

Adik R hanyalah salah satu klein yang saya tangani, masih banyak yang lain di berbagai tempat sayangnya tangan saya hanya dua sehingga saya hanya sanggup melayani lewat telpon saja atau ketemu sekali dua kali.

Jika saja sultan Brunei mau mendanai, saya ingin membuat pusat rehabilitasi para maniak game/gadget dan pornografi, sistemnya sudah ada di otak saya tinggal diejawantahkan dalam bentuk nyata.
Sayangnya kapan saya bisa ketemu Sultan ya, mau ketemu capres saja susah… #eh

Sinyo – Peduli Sahabat

Pasti Ada Jalan, sebuah kisah inspiratif

Aku SSA?

SSA, pertama kali tahu istilah itu dari seseorang yang kukenal di dunia maya. Saat dimana asa berubah jadi resah yang tak berkesudahan, merasa tak berharga bahkan merasakan perjuangan panjang yang telah dilalui untuk menjadi lebih baik adalah sebuah hal yang sia-sia. Sendiri, terpuruk lalu aku inginkan mati. Tapi aku sadar kematian yang diharapkan itu hanya akan menambah penderitaan panjang. Cukup di dunia saja rasa sakit ini.

Menulis adalah caraku untuk melampiaskan resah dan mengurai gelisah, agar yang tersampaikan bukan hanya sekedar keluh kesah namun juga ada hikmah.

Dititik itu aku putuskan menuliskan setiap episode kehidupan disebuah komunitas menulis FB dengan nama pena, banyak anggotanya.
Episode demi episode berhasil aku tulis dengan penuh air mata. Bagaimana tidak? Luka lama yang mengering, kini aku korek lagi hingga kembali terasa teramat perih. Banyak yang merespon dan memberi dukungan, bahkan banyak yang curhat bahwa mereka juga punya luka sama seperti aku.

Lalu ada seseorang yang inbox dan mengatakan aku bukan L*BT tapi aku SSA.
SSA? Apa itu? Baru pertama kali mendengar kata-kata itu. Setelah diskusi panjang, beliau kenalkan pada sebuah akun yaitu akun kk sinyo. Lama-lama aku beranikan diri untuk inbox kk sinyo dan mendaftarkan diri jadi klien.

Setelah baca-baca artikel ditugas baca, fikiranku benar-benar merasa terbuka, hatiku mulai terasa lapang dan rasanya jalan kembali terasa terbuka.
Dulupun aku sudah sering konsultasi kepsikolog, rukiyah dll. Namun dari pendampingan yang selama ini dijalani, malah membuatku merasa semakin hina, gagal dan merasakan jalan buntu.
Tiap kali melakukan pelanggaran aku selalu dihukum, diceramah dan ntahlah.
“Mereka tidak mengerti rasanya menjadi aku dan tak seorangpun akan mengerti, aku sudah mati-matian berjuang untuk sampai ketitik ini, mengapa saat aku lemah dan gagal menjalankan terapi yang diberikan malah aku dihukum. Seolah-olah mereka tak menganggap perjuangan kerasku.”
Kata-kata itu selalu hadir dibenakku tapi tak menyerah, aku terus berjuang untuk jadi lebih baik. Bahkan saat ada salah satu konsulat yang pergi meninggalkanku karena lambannya proses yang aku jalani.
Saat itu aku terpukul banget, merasa sangat gagal.

Aku ingin berubah tapi tak semudah yang mereka katakan.
Aku sudah lakukan semuanya, namun aku sadar aku sangat lemah. Meskipun aku lemah tapi aku menolak untuk menyerah pada keadaan.

Namun di PS aku merasakan hal yang berbeda. Saat ini aku baru mengerjakan PR III, tapi tiap tahapan yang aku lalui membuat aku bisa menghargai setiap proses yang telah lalui.
Aku menikmati proses tanpa beban dan tekanan. Walaupun sesekali masih melakukan pelanggaran tapi bagiku ini sudah sangat jauh lebih baik.

Rasa minderku pun mulai berkurang dan aku sadar perjuangan ini tidak hanya aku saja yang melakukannya, tapi masih banyak orang lain yang diuji bahkan lebih berat ujiannya.

Tujuan akhir kita adalah surga Nya.
Jika orang lain mampu berjihad dengan ilmu, harta, atau yang lain namun aku disini berjihad melawan hawa nafsuku. Barangkali ibadahkan dan kebaikanku tak cukup untuk menggapai surga Nya namun siapa tahu dengan jihad melawan nafsu ini Allah ridho padaku.

Untuk kita yg berjuang.
Bersabarlah. Barangkali kelak jihad kita melawan hawa nafsu akan menjadi hujjah kita tuk bisa memasuki surganya.

Semoga tetap istiqomah dan selalu berusaha mencari jalan kebaikan, karena yakinlah tidaklah Allah akan memberikan ujian melebihi kemampuan hambaNya dan yakinlah bersama dengan kesulitan pasti ada kemudahan. SEMANGAT !!!

Jakarta Aman, Aplikasi Perangi Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Pemerintah DKI Jakarta menciptakan inovasi berupa ‘Jakarta Aman’, yaitu aplikasi khusus untuk melaporkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Media Digital – Bisnis.com09 November 2019  |  15:08 WIB

sumber gambar : https://cdn.akurat.co/images/uploads/images/akurat_20190318094224_95Tv1d.jpg

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah DKI Jakarta menciptakan inovasi berupa ‘Jakarta Aman’, yaitu aplikasi khusus untuk melaporkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pemerintah DKI Jakarta berharap keberadaan Jakarta Aman dapat memperluas peran masyarakat dan petugas keamanan dalam menjaga lingkungannya dari tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami perlu memperluas ini ke seluruh masyarakat. Bayangkan, ibu kita, anak kita, dan saudara kita [bisa menjadi korban]. Ini soal tanggung jawab kemanusiaan,” katanya beberapa waktu silam.

Sistem Jakarta Aman sendiri dirumuskan berdasarkan nota kerjasama (kolaborasi) antara Pemerintah DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya sesuai dengan standar operational procedure (SOP) dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan Jakarta.

Dengan begitu, setiap kali ada pelaporan yang masuk mengenai adanya tindakan kekerasan di Jakarta Aman, akan terhubung langsung dengan command center Polda Metro Jaya untuk menerima aduan tersebut.

Sementara itu, Retno Listyarti, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi langkah dan upaya Pemerintah DKI Jakarta dalam mengurangi kekerasan pada anak selama 2 tahun terakhir.

Menurutnya, Pemerintah DKI Jakarta juga aktif berkolaborasi dengan elemen masyarakat seperti KPAI untuk sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak di Jakarta.

“KPAI mengapresiasi Pemerintah DKI Jakarta yang mampu menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan pada tahun ini,” katanya.

Retno menyebut keberhasilan Pemerintah DKI Jakarta dalam menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan tersebut tidak lepas dari sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan kepada masyarakat yang terus dilakukan.

Sekadar diketahui, Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) juga menjalin kerja sama dengan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jakarta untuk menyediakan pusat pelayanan terpadu kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Pusat pelayanan terpadu tersebut memberikan layanan Visum et Repertum dan Visum et Psikiatrikum. Setiap pusat pelayanan terpadu terdapat dokter forensik, psikolog, dan psikiater untuk membantu masyarakat.

Hingga kini pusat pelayanan terpadu itu dapat ditemui di 6 RSUD Jakarta, yaitu RSUD Tarakan, RSUD Koja, RSUD Pasar Minggu, RSUD Adhyaksa, RSUD Pasar Rebo, dan RSUD Duren Sawit yang memberikan pelayanan secara gratis. Targetnya, akan ada 2 pusat pelayanan terpadu lainnya di RSUD dan RS swasta pada akhir tahun ini.

Keterlibatan masyarakat dan sejumlah organisasi yang peduli dengan perlindungan perempuan serta anak membuat DKI Jakarta memperoleh predikat sebagai Pelopor Provinsi Layak Anak 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

DKI Jakarta juga dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Paling Peduli Anak dalam Penghargaan KPAI 2019, dan Kota Layak Anak pada 2019 oleh lembaga internasional Save The Children.

Penghargaan tersebut memicu kinerja Pemerintah DKI Jakarta untuk lebih peduli terhadap perempuan dan anak, tidak hanya dalam aspek pencegahan dan penanganan kekerasan, melainkan juga dalam memberikan pemenuhan hak-hak dasarnya.

Editor : Media Digital

sumber artikel : https://kabar24.bisnis.com/read/20191109/15/1168654/jakarta-aman-aplikasi-perangi-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak

Pornografi Tetap Hidup dan Baik-Baik Saja di Semesta Twitter

Oleh: Ahmad Zaenudin – 11 Juli 2019

sumber gambar : https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2015/05/07/537484/670×335/konten-pornografi-di-twitter-makin-mengkhawatirkan.jpg

Ketika konten pornografi mudah ditemukan di Twitter.

tirto.id – Perang terhadap pornografi di internet tak kunjung usai. Padahal, di 2018 lalu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) rajin melakukan aksi blokir, termasuk pada pemain-pemain besar. Pada bulan Maret 2018, misalnya, Kominfo resmi memblokir Tumblr. Lantas, empat bulan berselang, giliran TikTok yang bernasib serupa.

Selain diperangi pemerintah, pornografi pun diperangi para pemilik platform. Google, misalnya, memiliki fitur bernama SafeSearch guna membendung kata kunci berbau mesum menghasilkan hasil pencarian yang relevan. Pada Agustus tahun lalu, fitur ini secara aktif bagi seluruh pengguna internet Indonesia.

Lalu, ada pula Facebook. Media sosial sejuta umat ini, sejak Maret 2019, mempekerjakan artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi, sebagaimana diwartakan CNET, “foto atau video telanjang yang dibagikan tanpa persetujuan di Facebook dan Instagram.”

Kerja Facebook memerangi pornografi itu merupakan perluasan dari apa yang mereka lakukan pada Oktober 2018. Kala itu, untuk membendung pornografi anak berkembang biak d Facebook, Facebook menciptakan machine learning khusus.

Sayangnya, meskipun telah dicekik pemerintah melalui aksi blokir, juga oleh pemilik platform dengan segala fiturnya, pornografi tak enyah dari dunia internet, khususnya media sosial. Dan setelah sukar berkembang di Tumblr dan sulit ditemukan di Google, pornografi kini berpusat pada Twitter. Microblogging yang didirikan Jack Dorsey dan Evan Willian pada 2006 silam ini masih menjadi tempat terbaik konten mesum bertempat.

Mencari konten pornografi di Twitter bukanlah hal yang sukar dilakukan. Kuncinya ada di kolom pencarian. Dari kolom itu, pengguna tinggal memasukkan kata-kata mesum nan cabul apa pun. Twitter memang tidak memblokir penggunaan kata-kata mesum dan cabul di sistem pencariannya.

Dari kata mesum yang diketikkan, Twitter lantas memberi hasil pencarian berupa konten-konten pornografi di platformnya. Beberapa bahkan menampilkan video mesum berdurasi sekitar 2 menit. Dan dari hasil pencarian yang diberikan Twitter pula, pengguna dapat diarahkan pada pengguna Twitter yang saban hari mengunggah konten pornografi, misalnya @vcrsc* hingga @penggila_jilb*b.

Pada akun-akun penyebar konten cabul itu, Twitter hanya memberikan peringatan “Caution: This profile may include potentially sensitive content” yang mudah dilewati. Video pendek pornografi, baik dari cuplikan video porno profesional seperti dari Pornhub ataupun video porno balas dendam, dapat ditemukan pada akun-akun cabul di Twitter.

Dari akun-akun mesum ini, pengguna dapat memperoleh informasi dari penyebar konten mesum lainnya di jagat Twitter, karena Twitter menerapkan konsep “rekomendasi sejenis.” Yang mengherankan, segala konten pornografi yang ada di Twitter dapat diakses tanpa virtual private network (VPN) ataupun harus meregistrasi diri di Twitter.

Cipluk Carlita, Twitter Head of Communications Indonesia, Thailand, Philippines, tak merespon ketika dimintai konfirmasi terkait terpaparnya Twitter oleh pornografi.

Sedikit, tapi Berpengaruh

Dalam berkehidupan, manusia memiliki sistem bernama jaringan sosial. Jaringan sosial ialah sistem yang merekatkan orang-orang dengan melalui topik relevan tertentu. Dalam jaringan sosial, tak hanya ada topik-topik yang beradab, tetapi juga menyimpang. Contohnya adalah topik terkait kekerasan atau pornografi yang pada akhirnya menciptakan “deviant network” atau “jaringan menyimpang.”

Mauro Coletto, dalam dalam papernya berjudul “Pornography Consumption in Social Media” (2016), menyebut bahwa media sosial memudahkan orang-orang membentuk jaringan menyimpang. Salah satu topik populernya ialah pornografi. Temuannya, 0,8 persen dari seluruh pengguna Tumblr dan 1,1 persen pengguna Flickr masuk dalam jaringan menyimpang yang disatukan pornografi.

Coletto menyebut konten-konten pornografi di media sosial diramaikan oleh pengguna yang ia sebut “produser,” sosok pengguna yang secara aktif mengunggah konten pornografi. Juga ada “konsumen,” sosok pengguna yang tidak mengunggah konten pornografi namun menjadi pengikut produser.

Dalam kasus Twitter di atas, @vcrsc* merupakan sosok producer yang memiliki lebih dari 208 ribu consumer.

Sayangnya, konten pornografi yang ditransaksikan di media sosial bukan hanya antara produsen-konsumen belaka. Menurut Coletto, ada pula “unintentionally exposed user,” yakni pengguna media sosial yang dipaksa mengkonsumsi pornografi di media sosial. Sangat mungkin anak-anak merupakan bagian dari unintentionally exposed user ini.

Meskipun meresahkan, konten pornografi di media sosial merupakan daya tarik tersendiri. Kaskus, misalnya, pernah memiliki sub-forum bernama BB17 yang khusus membahas hal-hal dewasa sebagai daya tarik sebelum akhirnya ditutup demi menghindari permasalahan dengan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, sebagaimana dipaparkan Statista, Tumblr mengalami penurunan pengunjung semanjak mereka memerangi pornografi eksis di platform itu.

Di bulan September 2018, Tumblr dikunjungi 568 juta pengunjung aktif bulanan. Namun, dua bulan berselang total kunjungannya berkurang menjadi 538 juta pengunjung aktif. Pada Februari lalu, media sosial ini hanya dikunjungi 369 juta pengunjung aktif.

Konten pornografi mungkin menguntungkan bagi platform media sosial, tetapi unintentionally exposed user, dalam hal ini anak-anak, harus menjadi pihak utama yang dilindungi.

Penulis: Ahmad Zaenudin
Editor: Maulida Sri Handayani

sumber artikel : https://tirto.id/pornografi-tetap-hidup-dan-baik-baik-saja-di-semesta-twitter-ed17

Ini Beragam Tanda Si Kecil Sudah Kecanduan Gadgetnya

Oleh dr. Ayuwidia Ekaputri

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus – Dokter Umum

sumber gambar : https://blogpictures.99.co/cara-mengatasi-kecanduan-gadget-header.jpg

Zaman sekarang hampir semua orang sibuk dengan gadget-nya sendiri, tak terkecuali anak-anak. Bahkan saat ini banyak orangtua yang membebaskan anak memainkan gadget-nya. Padahal, jika dibiarkan anak bisa jadi kecanduan gadget dan akan mengganggu perkembangannya. Kondisi kecanduan gadget ini disebut dengan Screen Dependency Disorder (SDD). Nah, apa saja tanda anak yang kecanduan gadget ya?

Tanda anak kecanduan gadget

Menurut DR. Aric Sigman (psikolog Amerika Serikat yang menulis Screen Dependency Disorder: A New Challenge for Child Neurology), Screen Dependency Disorder atau SDD adalah perilaku adiksi terhadap layar gadget. Kondisi ini dapat menyerang anak usia berapapun, bahkan usia 3 sampai 4 tahun dapat terkena SSD.

Salah satu ciri khas dari anak dengan SDD adalah, ia selalu mengambil gadget nya ketika bangun tidur dan makan di meja dengan mata yang terpaku ke layar, entah itu untuk bermain game, menonton youtube, atau sekedar membuka-buka aplikasi.

Gangguan ini dapat memberikan berbagai gejala fisik seperti ganguan tidur, nyeri punggung, peningkatan atau penurunan berat badan, gangguan pengelihatan, sakit kepala, dan gangguan nutrisi.

Secara psikologis, anak akan mengalami kecemasan, anak sering bohong, perasaan bersalah, dan kesepian. Banyak dari anak-anak tersebut yang memilih untuk mengisolasi dirinya, sering mengalami agitasi, dan perubahan mood yang sangat cepat.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Sigman, anak yang mengalami adiksi terhadap layar juga mengalami masalah perilaku seperti terus meningkatkan penggunaan gadget, gagal mengurangi atau menghentikan aktivitas dengan layar, terus menerus meminta untuk menggunakan gadget, dan kehilangan minat terhadap dunia luar.

Sebagai orang tua, Anda sebaiknya mulai berhati-hati jika aktivitas keluarga sehari-hari tidak dapat diikuti oleh anak-anak karena ia tidak bisa dipisahkan dari gadgetnya. Contohnya, anak enggan pergi ikut beberlanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas untuk membuat kue bersama-sama, karena anak tidak mau melewati aktivitasnya dengan gadget. Ini menandakan bahwa fokus anak Anda hanya ada pada gadgetnya. Situasi ini tidak baik bagi perkembangan anak.

Umunya, tanda dan gejala anak anda mengalami SDD adalah:

  • Keasyikan bermain gadget
  • Menunjukkan perilaku yang tidak nyaman ketika tidak bermain gadget
  • Terus meningkatkan waktu bermain gadget
  • Gagal untuk mengurangi atau berhenti bermain dengan gadget
  • Kehilangan ketertarikan dengan dunia luar
  • Tetap menggunakan gadget meskipun mengetahui konsekuensi negatif yang akan didapatkan
  • Berbohong mengenai lama penggunaan gadget ke orang tua
  • Menggunakan gadget untuk mengalihkan perasaan

Dampak kecanduan gadget pada anak

Berbagai perubahan perilaku pada anak yang mengalami SDD didukung dengan hasil penelitian bahwa terdapat beberapa bagian otak yang mengalami perubahan akibat penggunaan gadget sejak dini dan secara terus menerus.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Lin dan Zhoui pada tahun 2012 menunjukkan bahwa layar gadget ini berkaitan dengan perubahan regio otak yang berfungsi mengontrol proses emosi, atensi, pembuatan keputusan, dan kontrol kognitif.

Dari pemeriksaan MRI terlihat beberapa bagian otak anak yang berkaitan dengan pengaturan impuls, mengalami perubahan karena penggunaan gadget terus menerus dalam jangka waktu yang panjang.

Selain itu, “insula” atau bagian otak yang mengembangkan perilaku empati dan kasih sayang terhadap orang lain, juga mengalami gangguan.  Hal ini yang menjelaskan bagaimana anak SDD memiliki perilaku yang berbeda dibandingkan anak lainnya.

Cara mencegah anak kecanduan gadget

Meskipun penggunaan gadget memiliki pengaruh yang kurang baik terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, tidak dapat dipungkiri bahwa gadget merupakan suatu alat yang mendukung kegiatan sehari-hari seperti komunikasi, mencari berbagai informasi, belajar, hiburan, dan lain-lain. Di sini lah peran orang tua untuk menjaga agar penggunaan gadget pada anak tidak berlebihan dan seimbang.

Beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan mengenai penggunaan gadget pada anak-anak di antaranya:

  • Jangan terus menerus menggunakan gadget sebagai media untuk menyibukkan anak atau menenangkan anak. Doronglah anak untuk bermain dengan mainannya atau bermain di luar.
  • Bayi di bawah 18 bulan sebaiknya tidak terpapar gadget atau media apapun dengan layar.
  • Pastikan anda memilih aplikasi atau program yang baik untuk anak anda. Anda harus selalu menemani anak kapanpun ia menonton video, terutama ketika ia terhubung dengan internet langsung.
  • Berikan batasan waktu sekitar beberapa jam untuk anak Anda bermain gadget.

Selama mengasuh anak, Anda dianjurkan sebisa mungkin untuk menghindari gadget sebagai penenang. Anda dapat memotivasi anak untuk menggambar di kertas menggunakan berbagai pensil warna-warni dibandingkan menggambar di smartphone atau tablet.

Anda juga dapat mengajaknya untuk bermain menggunakan balok, kardus, lego, atau mainan lain. Sebagian besar anak harus didorong untuk berinteraksi langsung dengan anak seusianya.

Biarkan anak bermain di luar sehingga ia bisa mengekspresikan dirinya dan menggunakan kontak matanya dengan baik. Hal ini tidak hanya untuk membantu membentuk kemampuan interpersonal, tetapi juga membangun kemampuan motorik dan kreativitasnya.

Direview tanggal: April 12, 2019 | Terakhir Diedit: April 12, 2019

sumber artikel : https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/penyakit-mental/tanda-anak-kecanduan-gadget/